Kamis, 06 Juni 2013

TUGAS KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI DAN KELOMPOK “4 Model Hubungan Interpersonal Dan Perilaku Suport (Iklim Suportif & Defensive dalam Hubungan Interpersonal”



TUGAS
KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI DAN KELOMPOK
“4 Model Hubungan Interpersonal Dan Perilaku Suport (Iklim Suportif & Defensive dalam Hubungan Interpersonal”

Dosen Pengajar : Israwaty, S.Sos





 






Oleh :

                            Nama                 :   Lanny Yolistina Lameanda
                            NPM                  :   11220049
                            Jurusan              :   Ilmu Komunikasi
                            Semester            :   4

SEKOLAH TINGGI ILMU SOSIAL DAN POLITIK
STISIPOL PANCA BHAKTI PALU
2013


 
1.        4 Model Hubungan Interpersonal

1)      Model PertukaranSosial (Social exchange Model)
Teori Pertukaran Sosial dikemukakan oleh John Thibaut dan Harold Kelley dalam buku mereka yang berjudul The Social Psychology og Groups. Thibault dan Kelley menyimpulkan model pertukaran sosial yaitu “Setiap individu secara sukarela memasuki dan tinggal dalam hubungan sosial hanya selama hubungan tersebut cukup memuaskan ditinjau dari segi ganjaran dan kos. “Teori pertukaran sosial secara umum menganggap bahwa dasar pembentukkan sesuatu hubungan sosial adalah melalui transaksi dagang, dimana orang berhubungan dengan orang lain dengan mengharapkan sesuatu untuk memenuhi keperluannya.
Contohnya :
Di dalam suatu perkawinan / rumah tangga, terjadi hubungan antara suami istri. Sebagai seorang istri akan melayani suaminya dengan penuh kasih sayang, mengurus suami dari ujung rambut sampai ujung kaki. Akan tetapi ketika istri menginginkan perhatian dan kasih sayang pula dari seorang suami, suami malah tidak memberikan perhatian kasih sayang baik moral dan materil yang dibutuhkan oleh istri karena berbagai hal. Hal ini merugikan bagi sang istri, kasih sayang atau perhatian yang diberikannya tidak setimpal atautidak sama dengan kasih sayang dan perhatian yang diberikan oleh suami. Dalam hubungan ini tidak adanya ganjaran atau hal positif yang di dapatkan oleh sang istri, yang didapatkannya hanyalah kos yaitu akibat negatif sehingga akan timbul hasil atau ganjaran tolak kos, sang istri tidak memperoleh untung sama sekali dari hubungan ini maka ia akan mencari hubungan lain yang mendatangkan keuntungan bagi dirinya.

2)      Model Peranan (Role Model)
Hubungan interpersonal diartikan sebagai panggung sandiwara. Disini setiap orang memainkan peranannya sesuai naskah yang dibuat oleh masyarakat. Hubungan akan dianggap baik bila individu bertindak sesuai ekspetasi peranan (role expectation), tuntutan peranan (role demands), memiliki keterampilan (role skills) dan terhindar dari konflik peranan. Ekspetasi peranan mengacu kepada kewajiban, tugas dan yang berkaitan dengan posisi tertentu, sedang tuntutan peranan adalah desakan social akan peran yang harus dijalankan. Sementara itu ketrampilan peranan adalah kemampuan memainkan peranan tertentu.
Contoh :
Hubungan antara dosen dan mahasiswa. Dalam hal ini kedua pihak memiliki peranan masing-masing dalam kehidupan masyarakat.Seorang dosen memiliki ekspetasi peranan atau tanggung jawab, kewajiban, tugas untuk mendidik, mengajar para generasi muda agar kelak menjadi tumpuan harapan bangsa yang berbudi luhur.Sang dosen dituntut untuk bisa memberikan pengajaran, begitupun dengan mahasiswa memiliki peranan sebagai seorang peserta didik yang menuntut ilmu agar bisa mengabdi pada masyarakat dan menjadi generasi muda berkualitas yang berakhlak dan berbudi luhur.Dalam hal ini sudah tertulis bahwa seorang Dosen harus bagaimana dan Mahasiswa juga harus bagaimana dalam berperan.
Akan tetapi jika Dosen dan mahasiswa tidak berperan sesuai dengan skenario maka akan menimbulkan cemooh dan teguran dari berbagai pihak.

3)      Model Permainan (The “Games People Play” Model)
Model ini berasal dari psikiater Eric Berne yang menceritakannya dalam buku “Games People Play”. Dalam model ini, orang-orang berhubungan dalam bermacam-macam permainan.Yang mendasari permainan ini adalah tiga kepribadian manusia, yaitu Orang tua, orang dewasa, dan anak (Parent, Adult, Child).Orang tua adalah aspek kepribadian yang merupakan perilaku kita terima dari orang tua atau orang yang dianggap paling tua. Orang dewasa adalah bagian kepribadian yang telah matang dalam segi emosi,cara bertingkah laku, berfikir dengan rasional dan mampu bersikap dalam mengambil suatu keputusan untuk kepentingan bersama.
Anak adalah unsur kepribadian yang berasal dari perasaan dan pengalaman kanak-kanak yang penuh dengan keceriaan, spontanitas, kreativitas.
Contohnya :
Ketika sepasang kekasih yang sedang dimabuk asmara, sang cowok dengan manja meminta kekasihnya untuk menyuapinya (Dalam hal ini sang cowok berkepribadian anak) kemudian kekasihnya dengan senang hati menyuapi sang cowok seperti layaknya seorang ibu menyuapi anaknya (Kepribadian orang tua).

4)      Model Interaksional (Interacsional model)
Model interaksionaldikembangkanoleh Wilbur Schramm padatahun 1954 yang menekankan pada proses komunikasi yang selalu berlangsung dua arah diantara para komunikator.
Pada model interaksional seseorang dapat menjadi komunikator pada suatu saat dan pada saat yang lain ia dapat menjadi komunikan. Elemen yang menjadi hal penting dalam model ini adalah umpan balik (feed back), dengan adanya umpan balik maka telah terjadi dialog diantara komunikator dan komunikan. Elemen lainnya adalah bidang pengalaman, bidang pengalaman sangat diperlukan karena dengan adanya pengalaman, seseorang akan bisa berinteraksi atau berkomunikasi seperti menyampaikan pesandan menanggapinya.
Contoh :
Komunikasi Interaksional menetapkan pesertanya berlaku aktif, tidak monolog namun dialog. Contoh model Interaksional adalah ketika diadakannya dialog interaktif atau debat diantara sekelompok orang yang sedang membahas suatu masalah. Para peserta dituntut harus aktif dalam memberikan pandangan mengenai masalah tersebut, dalam hal ini seluruh peserta dialog dapat menjadi komunikator dan juga dapat menjadi komunikan.

2.        Pengertian Sikap Suportif

Sikap Suportif adalah sikap yang mengurangi sikap defensive dalam komunikasi. Sikap yang membuat suatu proses komunikasi menjadi efektif dan efisien yang memberi kepuasaan kepada pelakunya.
·      Perilaku defensive yang menimbukan iklim defensive :

a)        Evaluasi (evaluation)
Pemeriksaan, kritikan, celaan atau kecaman. Pujian yang berlebihan di depan orang lain yang dapat menimbulkan perasaan tidak enak.
b)        Kontrol (control)
Pengendalian, manipulasi, desakan, atau paksaan untuk mengubah pandangan, sikap, dan perilaku yang dapat membuat seseorang merasa diremehkan, dihina, atau dikendalikan.
c)        Strategi (strategy)
Siasat atau kiat yang membuat seseorang merasa dikelabuhi, disesatkan, atau terperangkap, seperti dijadikam kelinci percobaan, diberi kesan seolah-olah ia dapat membuat keputusan sendiri atau diberi hak berpartisipasi, padahal pandangannya tidak dihiraukan.
d)       Netralitas (neutrality).
Atasan yang berdalih sikap netral, menjunjung prinsip keadilan, tidak pilih kasih, atau taat pada peraturan, atasan membuat karyawan merasa tidak dipedulikan, tidak diacuhkan, diperlakukan secara kejam tanpa belas kasih dan dianggap sebagai objek pada saat ia membutuhkan pengertian dan bantuan.
e)        Superioritas (superiority).
Sikap dan tindakan seseorang yang mengandalkan kekuasaan dan angkuh membuat orang lain merasa diremehkan, dianggap tidak ada apa-apanya, dipertanyakan kemampuan, status, atau harta miliknya: tidak layak disertakan dalam pembuatan keputusan atau pencarian solusi bersama.
f)         Kepastian (certainty).
Pembicara dokmatik, penuh keyakinan, nampak serba tahu, dan tidak dapat diganggu gugat membuat penerima pesan merasa dikhotbahi, dianggap bodoh dan harus diam saja.Keputusan sudah dibuat dan bersifat final, sehingga percuma saja mencoba memberi masukan.

·      Perilaku Suportif yang menimbulkan iklim suportif :

a)        Desripsi (description)
Bukan evaluasi dan tidak menghakimi. Pertanyaan diajukan dan diterima sebagai pencarian informasi, bukan teguran mengenai perasaan, pandangan, dan peristiwa yang terjadi. Permintaan informasi yang disertai perasaan yang jujur sehingga mempermudah penerimaan isi pesan.
b)        Orientasi pada masalah (problem orientation)
Pembicara mengarahkan perhatian pada pokok persoalan atau masalah yang harus diatasi. Ia tampil jujur dan ingin bekerja sama untuk mencari tahu persoalan apa yang sebenarnya dan bagaimana solusinya, agar tujuan dapat tercapai tanpa mengkaitkan dengan sanksi, jabatan, peraturan, atau kebijakan yang mengekang. Tidak terkesan ’memaksakan’ solusi pada orang lain.
    c)      Spontanitas(spontaneity)
Berbicara spontan dan terus terang dengan bahasa lugas dan langsung keluar dari hati, tanpa tipu muslihat, tanpa kiat atau dibuat-buat, seperti menggunakan bahasa formal atau bahasa-bahasa berlebihan sebagai siasat untuk melumpuhkan hati pendengar.
     d)     Empati (empathy)
Menunjukkan rasa peduli dan pengertian atas posisi/keadaan orang lain baik dengan bahasa verbal maupun non-verbal. Raut muka dan gerakan anggota badan, seperti gerakan tangan secara spontan yang menyertai kata-kata ’penuh pengertian dan perasaan’ dapat menenangkan hati seseorang yang sedang mengalami kesulitan.
    e)      Persamaan
Tidak membuat suatu jurang pemisah yang sangat curam. Menghargai perbedaan yang ada, mensejajarkan diri dengan orang lain. Menimbulkan rasa hormat diantara sesama pelaku hubungan interpersonal. Tidak memandang kekuasaan, status sosial, suku budaya, agama, dsb.
     f)       Provisionalisme
Bersedia mengubah ide atau pendapat sendiri. menganggap ide atau keputusan masih bersifat sementara, masih ide yang membutuhkan penyempurnaan. Membuka diri untuk mencari masukan dan usulan perbaikan. perlu ditekankan ide atau keputusannya bukan untuk diperdebatkan melainkan untuk disempurnakan, agar mencapai bentuk final yang memuaskan.



3.        Mengapa 4 Model Hubungan Interpersonal dan perilaku suportif memiliki hubungan atau pengaruh terhadap hubungan interpersonal dan berdampak pada pengembangan komunikasi interpersonal?
Menurut saya :
·      Perilaku suportif  merupakan penentu suatu iklim komunikasi di dalam hubungan interpersonal. Perilaku suportif akan membuat suatu komunikasi atau hubungan interpersonal menjadi efektif dan efisien atau malah sebaliknya. Jika perilaku suportif menimbulkan iklim suportif maka hubungan interpersonal akan efektif sehingga para pelaku hubungan interpersonal akan membangun suatu bentuk kerjasama, relationship yang baik. Iklim suportif akan membuat para pelaku hubungan interpersonal dapat menyesuaikan diri satu dengan yang lain. Akan tetapi bila menimbulkan iklim defensive, maka hubungan di antara individu akan menjadi rusak. Akan sulit tercipta atau membina hubungan interpersonal.
·      4 Model Hubungan Interpersonal merupakan salah satu dasar dalam melakukan hubungan atau interaksi antar individu. Dengan ke empat model tersebut maka akan menentukan kualitas atau kadar suatu hubungan interpersonal sehingga nantinya akan timbul suatu hubungan relationship atau persahabatan di dalam hubungan interpersonal.

Jumat, 18 Januari 2013

Analisa berita Juventus VS Sampdoria

Kekalahan Juventus saat menjamu Sampdoria di "Juventus Stadium"














VS
 


 










Ironismemang, kekalahanJuventus di kandang sendiri menjadi bingkisan buruk di awal tahun 2013. Pertandingan 6 Januari 2013 yang berlangsung selama 2x45 menit harus membuat sang tuan rumah mengakui kehebatan Sampdoria dengan skor 2-1. Anehnya Samdoria yang hanya bermain dengan 10 orang dan tidak di unggulkan dalam pertandingan ini malah berhasil menumbangkan Juventus dengan membawa 3 angka penuh.Sebuah club raksasa Juventus yang saat ini menduduki posisi pertama klasemen sementara liga italia, harus mencicipi rasanya di pecundangi di stadium kebanggaan mereka “Juventus Stadium”. Jika di amati, strategi permainan yang dimainkan oleh Juventus sangatlah baik dengan formasi 3-5-2. Selama babak pertama dan kedua berlangsung, Juventus mendominasi jalannya pertandingan. Rivalnya Sampdoria hanya melakukan pertahanan, tetapi sesekali juga melakukan penyerangan. Sampai detik-detik per tandingan usai Juventus tetap gencar melesatkan serangan, akan tetapi sampai pluit di bunyikan skor tetap tidak berubah dan kemenangan milik club Sampdoria. Meskipun hasil pertandingan ini tidak mengubah posisi Juventus yang tetap duduk manis di puncak klasemen tetapi hal ini menjadi hasil memalukan untuk Buffon dan kawan-kawan. Di pertandingan sebelumnya juga Juventus harus mengakui kemenangan Intermilan dengan skor 1-3 sehingga langkah Juventus untuk membidik rekor 50 laga tak terkalahkan harus kandas. Ada apa dengan “Si Nyonya Tua”? Apa yang salah dengan Juventus, padahal pertandingan digelar di Juventus stadium yang terkenal angker.
Jika dilihat dari atas kertas, Juventus jauh lebih baik dari Samdoria. Klub elit asal turin tersebut memiliki catatan torehan prestasi yang baik dimusim kemarin. Mereka berhasil meraih 94 poin selama 12 bulan,sekaligus memecahkan rekor mereka sendiri pada tahun 2005 yang hanya mengoleksi 93 poin. Juventus menjadi club raksasa yang tersubur, tersukses dan mendominasi laga sepanjang pertandingan di negeri menara pisa tersebut. Sedangkan pesaingnya Samdoria merupakan club yang saat ini menduduki posisi ke 15 klasemen sementara Liga Italia Seri A yang mendekati area degradasi. Dari segi kualitas pemainpun sangat jauh berbeda, Juventus memiliki kualitas pemain  yang hebat seperti  Andrea Pirlo, Claudio Marchisio, Giorgio Chiellini, andrea Barzagli dan juga Pemain senior Del Piero yang sekarang telah meninggalkan club kesayangannya itu. Sampdoria sendiri dari segi pemain tidak memiliki banyak catatanp restasi , akan tetapi mereka mempunyai pemain yang sedang naik daun saat ini, yaitu Mauro Icardi.
Absennya beberapa pemain penting seperti Bendtner, Pepe, Chiellini, Lichtsteiner dan Asamoah menjadi salah satu faktor penyebab kalahnya Juventus. Penyebab lainnya adalah pemain pengganti yang diturunkan untuk menggantikan pemain cedera, belum terlalu beradaptasi dengan ritme pertandingan tim dan serangan-serangan balik yang dilakukan oleh lawan. Banyak peluang Juventus untuk mencetak gol, tetapi pada akhirnya hanya1 yang dapat membobol gawang kipper Gianluigi Buffon. Pihak Sampdoria pun tidak di perkuat oleh beberapa pemain utamanya karena cedera dan akumulasi kartu. Mereka kurang mendapatkan bola, hanya bisa bermain bertahan dan memanfaatkan serangan balik. Meskipun demikian club binaan Delio Rossi itu sangat memanfaatkan moment yang ada dan terus melancarkan serangan lewat beberapa serangan balik. Dengan kerjasama yang apik, sampdoria bisa melesatkan 2 gol kegawang Juventus.
Belajar dari kekalahan itu, semestinya Juventus harus lebih berbenah terhadap komposisi pemain. Karena absennya beberapa pemain utama di lini pertahanan membuat pertahanan Juventus mudah untukditembus Sampdoria, tidak adanya akselerasi yang baik antar pemain menjadi salah satup enyebab bobolnya lini belakang. Alasan utama kekalahan bukanlah pada pemain bertahan yang dipasang dalam taktik naif Antonio Conte.Tidak adanya predator handal di depan gawang menjadi alasan utama Juventus sulit mendapatkan angka. Juventus membutuhkan seorang predator kuat untuk melumpuhkan kipper di depan gawang pemain. Kurang akuratnya saat mengeksekusi bola di depan gawang menjadi kendala dalam permainan Juventus. Seperti yang dikatakan oleh Moh.Rizka seorang Juventini sejati bahwa juventus banyak membuang peluang emas dalam laga tersebut dan Juventus membutuhkan striker yang haus gol serta pemain bek kiri yang berkualitas, seperti Giorgio Chiellini. Ia berharap agar manajemen Juventus mendatangkan striker jempolan seperti Radomel Falcao, Higuain, Suarez, Cavani, Jovetic, Dzeko, Lopez di bursa transfer bulan januari.
Dari kejadian ini, tidak ada salahnya jika Juventus belajar pada gaya bermain Barcelona, yaitu gaya bermain cepat dari kaki ke kaki dan di tuntaskan dengan baik di depan gawang lawan. Barcelona mempunyai striker dengan skil mempuni dan juga memiliki pemain bertahan yang sangat baik.Club Azulgrana tersebut juga memiliki komposisi pemain yang bagus, baik pemain inti maupun cadangan.  Blaugrana bermain dengan akselerasi yang baik, perpindahan bola dari kaki ke kaki dengan keakuratan 99%. Juventus tidak harus menjadi plagiat atas permainan Barcelona, tetapi tidak ada salahnya untuk belajar, menambah ilmu dalam hal keakuratan mengksekusi bola ke mulut gawang. Melawan Sampdoria saja harus kalah bagaimana jika melawan tim sehebat Barcelona. Bukannya membading-bandingkan, tetapi ini untuk memotivasi Juventus agar bangkit dari kekalahan.
Pada akhirnya kekalahan tetaplah menjadi kekalahan. Suatu keberhasilan tidak terjadi secara kebetulan. Sampdoria berhasil mengalahkan Juventus karena kerja keras dan kekompakkan satu tim. Walaupun tampil hanya dengan 10 pemain, mereka mampu menampilkan peforma yang baik. Juventus sebagai tim yang kalah harus belajar dari kekalahan dan segera berbenah agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Juventus butuh kerja keras, waktu dan pemain yang berkualitas agar bisa mencapai level permainan seperti skuat Braugana sehingga tidak dapat dikalahkan lagi oleh tim sekelas Sampdoria. Apapun dapat terjadi di dalam suatu pertandingan, Statistik Juventus di atas kertas bukanlah jaminan untuk menang. menang atau kalah hanya bisa di tentukan saat pertandingan telah usai.


Minggu, 13 Januari 2013

Profil Personil SNSD

Profil SNSD_Girls Generation

Jumat, 21 Desember 2012

Mother day... the wonderwoman

22 Desember adalah hari memperingati segala kebaikan, kekuatan dan kesabaran seorang ibu yang mulia..
Ia kuat mengandung selama 9 bulan, melahirkan penuh kesakitan dan menyusui sampai membesarkan anak-anaknya..
Ia sabar dengan semua cobaan hidup yang melanda, sabar dalam mencari nafkah untuk anak2nya dan sabar pula ketika anak-anak menyakiti hatinya.
Selalu ada terucap kebaikan dan keridhan untuk anak-anaknya dalam setiap doa yang dipanjatkannya. Doanya selalu mengiringi setiap langkah anak2nya.
Ia selalu tersenyum untuk menutupi segala kegundahan hatinya, ia selalu gelisah ketika buah hatinya sakit..

Mother day... mom is a wonderwoman in the world

22 Desember adalah hari yang ϑ¡ tetapkan untuk memberikan apresiasi tertinggi atas segala kebaikan, kekuatan dan kesabaran seorang ibu yang mulia dalam membesarkan si buah hati..  Ia kuat mengandung selama 9 bulan, melahirkan penuh kesakitan, menyusui  dan membesarkan anak-anaknya..
Ia sabar dengan semua cobaan hidup yang melanda, sabar dalam mencari nafkah untuk anak2nya dan sabar pula ketika anak-anak menyakiti hatinya.
Selalu terucap kata kebaikan dan keridhan untuk anak-anaknya dalam setiap doa yang dipanjatkannya. Doanya selalu mengiringi setiap langkah anak2nya.
Ia selalu tersenyum untuk menutupi segala kegundahan hatinya, ia selalu gelisah ketika buah hatinya sedang sakit.. tak pernah terlelap ketika anak2nya belum kembali ke rumah.

Sudahkah kita merenungkan kembali jasa-jasa ibu kita??? Dia adalah wanita paling super yang selalu mengerti dan memperhatikan kita... selalu setia pada anak2nya meskipun hati tlah terluka dengan semua tindakan bodoh anak-anaknya..

Ibu adalah wanita menawan dikala iya tersenyum maupun ia menangis...  mama bisa menjadi seorang sahabat yang mendengarkan dan memberi solusi pada setiap permasalahan hidup anak-anaknya...

Di hari ibu ini aku sangat meminta pada Tuhan untuk selalu menjagamu,melindungimu,memberikan kesehatan dan dipanjangkan umurmu mama d bumi ini...

Aku adalah anak yang membuat hatimu bersedih, membuat air mata jatuh membasahi pipimu.. tapi jauh ϑ¡ lubuk hatiku yang paling dalam,aku sangat mencintaimu dan selalu ingin membuat engkau bahagia walaupun apa yang kuberikan tak dapat membalas semua jerih payah dan kebaikanmu pada ku..

Mama,,,aku minta maaf dengan smua kesalahan yang telah kuperbuat dan satu hal yang pasti aku sangat mencintaimu,mengagumimu dan takkan ăϑα̲ yang bisa menggantikan sosokmu dalam hidupku..

Marilah smua dihari ibu ini kita meminta maaf pada Mama..ini adalah salah satu moment kita untuk membahagiakan,memberikan perhatian dan membuatnya tersenyum ceria..

Satu hal yang ăϑα̲ dibenak seorang ibu adalah ingin anak-anaknya berhasil dan menjadi orang yang lebih baik dibandingkan hidupnya pada masa lalu..

Walaupun mungkin seorang mama tak lagi bersama-sama dgn kita d dunia,,tapi yakinlah dia slalu memperhatikan setiap langkah kakimu dan ia pun tak ingin engkau bersedih.. kenanglah ia dan tempatkan slalu ϑ¡ bagian teristimewa hatimu...

‎​ Selamat hari ibu 22 Desember 2012...
Mom,,, you are my everything...

Kamis, 20 Desember 2012

Program Balon Bupati Taswin Borwan dalam Pilkada 2013

Program Taswin Borman dalam Pilkada Parigi Moutong 2013

Visi dan Misi Balon Parigi Moutong H. Samsurizal Tombolotutu

Visi dan Misi Balon Bupati Parimo H. Samsurizal Tombolotutu